Dec 22, 2014

Syarat dan Cara Kirim Ke Penerbit Puspa Swara



penerbit puspa swara PUNYA NASKAH ANAK DAN REMAJA
DAN INGIN JADI PENULIS TERKENAL?
Kami menantang kamu menghasilkan naskah anak dan remaja yang orisinal, keren, dan unik serta wujudkan mimpimu menjadi penulis top dengan tema-tema berikut.
KATEGORI ANAK
Kategori Fiksi:
  •  Akidah Islam
  • Akhlak Islam
  • Petualangan
  • Persahabatan
  • Keluarga
  • Hobi/kesenangan
Kategori Non-Fiksi:
  •  Akidah Islam
  • Akhlak Islam
  • Persahabatan
  • Keluarga
  • Hobi/kesenangan
  • Keterampilan hidup (life skill)
  • Kreativitas anak
  • Pengetahuan/sains
  • Referensi (kamus, ensiklopedia, buku pintar)
KATEGORI REMAJA
Fiksi
  • Novel bergenre romance (romance murni, romance inspirasi, dan romance komedi)
  • Novel fiksi sejarah, horor, inpiratif
  • Panjang naskah 90-150 halaman A4, spasi 1, Times News Roman 12
Komik
  • Komik bergenre komedi/inspirasi
  • Tebal minimal 160 hlm
Buku Komedi
  • Naskah bergenre komedi, umumnya based on profesi, pengalaman, atau sisi lain
  • Panjang naskah 70-150 halaman A4, spasi 1, Times News Roman 12
Kriteria naskah:
  1. Naskah merupakan karya orisinal, bukan terjemahan, saduran, atau jiplakan.
  2. Memiliki cerita yang unik dan nggak pasaran.
  3. .Naskah ditulis dengan logis dan sistematis.
  4. Memiliki peluang pasar (marketabilitas) yang bagus.
Prosedur Pengajuan Naskah:
  1. Surat pengantar.
  2. Sinopsis.
  3. CV (Daftar Riwayat Hidup) dengan alamat lengkap nomor telepon yang dapat dihubungi.
  4. Keseluruhan isi naskah.
  5. Naskah boleh dikirim secara softcopy (via e-mail) ataupun hardcopy (pos) ke:
E-mail: nur.ihsan@puspa-swara.com
Pos : Redaksi Puspa Swara
Perumahan Jati Jajar Estate Blok D12 No.1
Depok  16451
Jawa Barat

Patah Hati Berbuah Domain Diri

Berdiri di samping banner buku " Dan Akupun Berjilbab" yang aku susun.
Isi buku ini berasal dari lomba "Jilbab Pertama"
yang aku gusung di Multiply tahun 2010, terbit 2011 akhir dan best seller di tahun 2012.


Aku sudah lama mengenal blog. Sekitar awal tahun 2004. Sebelumnya cukup rajin menuliskan kisah dan curhatan hati di blog milik (alm) Friendster.

Belajar ngeblog dengan lebih rutin justru di Blogspot, dan kemudian makin intens di Multipy, yang sebentar lagi akan "membunuh diri".

Aku benar-benar patah hati, ketika tahu Multiply tak akan lama bisa dinikmati. Nyaris pertengahan bulan Ramadan tahun 2012, aku menghentikan tulisanku di sana. Sibuk menyimpan file-file dan akhirnya migrasi ke Blogspot lamaku, dan menjajal areal baru di Wordpress.


Tapi aku kehilangan gairah ngeblog.
read more