Feb 22, 2017

GA Perdana Dian Onasis : Tema Anak Itu Adalah Hak Allah




Bismillah


Niat baik membuat Giveaway atau GA atau Lomba ini sudah lama terpatri di kepalaku. Sehingga saat niat untuk lebih banyak menulis demi  kebaikan banyak orang, kupilih mencoba "menjerumuskan" diri dalam membuat sebuah GA, yang aku tahu, tentu saja akan menyenangkan buatku, namun sekaligus akan merepotkanku saat menentukan pemenangnya kelak. *pede mode on. hehehe

Sekitar dua tahun lalu, aku pernah menuliskan kisahku berjuang mendapatkan anak, dan menulis postingan blog berjudul Anak Itu Hak Allah dan menuai viral serta komentar yang luar biasa banyaknya. Sungguh di luar prediksiku, jika tulisan sederhana itu membantu menyembuhkan banyak hati para orang tua yang menginginkan anak.

(Buku dengan judul yang sama sedang dalam proses. Bantu doa agar buku itu segera selesai dan disukai penerbit, serta sampai di tangan pembaca di tahun ini. Amin ya Rob). 

Setelah melihat antusias pembaca postingan tersebut, dan aku juga dalam proses menuntaskan naskah pribadiku dengan benang merah yang sama, maka aku terpikir, untuk mengajak banyak teman untuk ikut membagi kisah mereka atau orang-orang terdekat mereka, terkait tema tersebut. 

Tema apa?

Temanya adalah, perjuangan orang tua kala berusaha mendapatkan keturunan, atau perjuangan orang tua kala harus kehilangan anak yang dinanti, atau perjuangan orang tua kala menghadapi orang-orang sekitar yang mendokrin harus segera punya keturunan.Namun pada akhirnya semua bermuara pada kenyataan bahwa Anak itu adalah Hak Allah sepenuhnya  

Aku ingin menjadikan moment lomba ini sekaligus sebagai terapi bagi banyak orang tua atau saudara dari orang tua tersebut, guna melepaskan rasa sedih dan mungkin saja sakit hati ke dalam bentuk tulisan. Kuberharap sedikit banyak, bisa membantu menyembuhkan luka hati tersebut. Amin. 

Untuk itulah, hari ini, aku mengundang teman-teman semua untuk ikut dalam lomba menulis bertema  Anak itu Hak Allah : Perjuangan mendapatkan anak  atau kala kehilangan keturunan ini. Kuniatkan karena Allah dan untuk kebaikan bersama. Berharap akan banyak pihak yang turut disembuhkan hatinya, dikuatkan mentalnya, dan diberkahi perjuangannya. Tidak harus sukses, tapi tidak berarti gagal menyikapi problema itu. 

Tulisan yang ditulis dengan kejujuran hati, akan terlihat pada setiap karya. Kelak salah satu point penilaian yang akan kugunakan adalah "rasa"itu. Selain tentunya harus memenuhi syarat lainnya. 

Berikut ketentuan atau syarat lomba : 


  1. Peserta minimal berusia 16 tahun, maksimal tak berbatas, selama mampu menulis dengan baik, dan tidak wajib yang sudah menikah. 
  2. Tulisan orisinal, berdasarkan kisah nyata dan baru dibuat untuk keperluan lomba ini. 
  3. Tidak menggunakan bahasa alay, singkatan yang sulit dimengerti dan jika ada bahasa asing atau daerah, harap dicetak miring dan digunakan terjemahan di bawahnya.
  4. Menulis di blog atau platform apa saja yang bisa diakses atau dibaca oleh publik. 
  5. Jumlah tulisan minimal 500 kata. Maksimal 3000 kata. 
  6. Tulisan sesuai tema lomba. yakni : Anak Itu Hak Allah : perjuangan mendapatkan anak atau kala kehilangan keturunan (pilih salah satu). Dilarang menggunakan kata "Anak itu Hak Allah" dalam judul tulisannya.
  7. Setiap foto atau data yang digunakan dalam postingan, diusahakan adalah milik pribadi. Jika mengutip atau meminjam foto, harap disertakan dengan keterangan sumber foto atau data. 
  8. Lomba dimulai tanggl 24 Februari 2017 Pukul 00.05. Dan berakhir tanggal 20 Maret 2017 Pukul 23.00. 
  9. Menyertakan hastag #GADianOnasis dan link postingan lomba ini di akhir tulisan di blog.
  10. Diwajibkan memfollow (salah satu, atau seluruhnya) Blog www.dianonasis.comBlog www.oenidian.cominstagram @dianonasistwitter @dianonasis atau fanpage Dian Onasis
  11. Wajib membagikan tulisan yang sudah diikutkan ke dalam lomba ke medsos yang dimiliki, minimal di facebook dengan hastag #GADianOnasis
  12. Mendaftarkan link lombanya di bagian komentar di bawah tulisan ini. Terdiri atas, nama, asal kota dan link tulisan 
  13. Meluruskan niat saat ikut lomba ini. Bukan sekedar hadiahnya, tapi demi kebahagian hati, serta pertemanan. Aku berharap selesai lomba ini, tak ada peristiwa unfollow. Hehehe... Buatku, niat baik berteman, tidak terbatas selama lomba ini berlangsung saja. Amin.


In shaa Allah itu adalah syarat lombanya. Jika ada perubahan ketentuan dan lainnya, akan segera kukabarkan. 


Oh iya... 


Buku-buku ini kelak akan kupilah dalam 3 paket.
Pemenang 1 - 3 boleh memilih paket yang mana yang dia minati berdasarkan urutan kemenangan

pemenang pertama hingga 5 pemenang hiburan akan menerima buku ini sebagai hadiah


Hadiahnya (sementara ini... sambil mencari tambahan hadiah lagi) antara lain : 

Pemenang Pertama

Mendapatkan 1 paket buku dan uang senilai 150 ribu rupiah. 

Pemenang kedua

Mendapatkan 1 paket buku dan uang senilai 100 ribu rupiah

Pemenang ketiga 

Mendapatkan 1 paket buku dan uang senilai 50 ribu rupiah  

Serta 5 Pemenang Hiburan

Mendapatkan sebuah buku berjudul "Berdamai dengan Ayah" plus tanda tangan saya sebagai salah seorang penyusunnya (tapi jika keberatan, boleh bilang untuk tidak menandatanganinya. Karena ada juga pembaca yang senang bukunya bersih tanpa tanda tangan. hehehe). Serta souvenir berupa gantungan kunci dari koleksi milikku. :) 

Untuk sementara itu dulu hadiahnya. Jika ada tambahan hadiah atau pemenang, akan kuupdate lagi isi blog ini. :) 

Pengumuman pemenang... in shaa Allah di bulan April 2017 dan oh iya, semua pemenang hadiahnya dikirim ke alamat di Indonesia. 

Patah Hati Berbuah Domain Diri

Berdiri di samping banner buku " Dan Akupun Berjilbab" yang aku susun.
Isi buku ini berasal dari lomba "Jilbab Pertama"
yang aku gusung di Multiply tahun 2010, terbit 2011 akhir dan best seller di tahun 2012.


Aku sudah lama mengenal blog. Sekitar awal tahun 2004. Sebelumnya cukup rajin menuliskan kisah dan curhatan hati di blog milik (alm) Friendster.

Belajar ngeblog dengan lebih rutin justru di Blogspot, dan kemudian makin intens di Multipy, yang sebentar lagi akan "membunuh diri".

Aku benar-benar patah hati, ketika tahu Multiply tak akan lama bisa dinikmati. Nyaris pertengahan bulan Ramadan tahun 2012, aku menghentikan tulisanku di sana. Sibuk menyimpan file-file dan akhirnya migrasi ke Blogspot lamaku, dan menjajal areal baru di Wordpress.


Tapi aku kehilangan gairah ngeblog.
read more