Dec 22, 2014

Kirim Naskah Ke Penerbit Khusus Buku Perempuan, Stiletto Book


Stiletto Book adalah penerbit buku perempuan.
Sebuah penerbitan yang mendedikasikan diri untuk menerbitkan naskah-naskah fiksi maupun nonfiksi yang berkaitan dengan dunia perempuan. Mau naskahmu diterbitkan Stiletto Book? Yuk, cek ketentuan pengiriman naskah di sini:
NASKAH NONFIKSI
Stiletto Book mencari naskah nonfiksi berupa: buku panduan yang berkaitan dengan dunia perempuan (karier, keuangan, kesehatan, kecantikan, dll), psikologi populer, ibu dan anak, hobi, kisah inspiratif, traveling, memoar/biografi, dan life style.
Ketentuan Umum Naskah Nonfiksi:
  1. Naskah ditulis dalam kertas ukuran A4, Font Times New Roman 12, Spasi 1 ½, Format MS Word atau Adobe Reader.
  2. Panjang keseluruhan naskah antara 100 – 200 halaman
  3. Bertema tentang dunia perempuan.
  4. Kategori naskah yang dicari: buku panduan yang berkaitan dengan dunia perempuan (karier, keuangan, kesehatan, kecantikan, dll), psikologi populer, ibu dan anak, hobi, kisah inspiratif, traveling, memoar/biografi, dan life style.
  5. Dalam waktu satu bulan penulis akan mendapatkan konfirmasi naskahnya layak diterbitkan atau tidak.
Cara mengirimkan naskah nonfiksi:
  1. Kirimkan terlebih dahulu sampel naskahmu yang berupa 30 halaman pertama melalui email, ke: redaksi@stilettobook.com, subjek: naskah nonfiksi – nama penulis.
  2. Sertakan biodata penulis yang bisa di-download di sini:http://stilettobook.com/index.php?page=download
  3. Jika Stiletto Book tertarik untuk mengetahui keseluruhan naskahmu, penulis bersedia mengirimkan naskah lengkap ke alamat redaksi dalam jangka waktu satu bulan.
NASKAH FIKSI
Stiletto Book mencari naskah fiksi yang berupa: novel remaja (teenlit), chicklit, novel romance, novel horror, novel komedi dan kumpulan cerpen.
Ketentuan Umum Naskah Fiksi:
  1. Naskah ditulis dalam kertas ukuran A4, Font Times New Roman 12, Spasi 1 ½, Format MS Word atau Adobe Reader.
  2. Panjang keseluruhan naskah antara 100 – 200 halaman.
  3. Kategori naskah yang dicari: novel remaja (teenlit), chicklit, novel romance, novel horror, novel komedi dan kumpulan cerpen.
  4. Dalam waktu satu bulan penulis akan mendapatkan konfirmasi naskahnya layak diterbitkan atau tidak.
Cara mengirimkan naskah fiksi:
  1. Kirimkan terlebih dahulu sampel naskahmu yang berupa 30 halaman pertama melalui email, ke:redaksi@stilettobook.com, subjek: naskah fiksi – nama penulis
  2. Sertakan biodata penulis yang bisa di-download di sini:http://stilettobook.com/index.php?page=download
  3. Jika Stiletto Book tertarik untuk mengetahui keseluruhan naskahmu, penulis bersedia mengirimkan naskah lengkap ke alamat redaksi dalam jangka waktu satu bulan.
KEUNTUNGAN DENGAN METODE PENGIRIMAN MENGGUNAKAN SAMPEL NASKAH:
  1. Praktis, ekonomis, dan paperless.
  2. Kamu bisa mengirimkan 30 halaman pertama terlebih dahulu sembari menyelesaikan lanjutan naskahnya.
  3. Jika Stiletto Book sudah meminta hardcopy naskah, maka kemungkinan diterbitkan akan lebih besar karena naskahmu sudah terlebih dahulu di-riview pada 30 halaman pertama.
  4. Stiletto Book akan kembali me-riview naskah lengkapmu selama satu bulan, ada tiga kemungkinan:
    • Terbit tanpa revisi.
    • Terbit dengan revisi.
    • Belum layak terbit dan diberikan input dari tim redaksi.

Patah Hati Berbuah Domain Diri

Berdiri di samping banner buku " Dan Akupun Berjilbab" yang aku susun.
Isi buku ini berasal dari lomba "Jilbab Pertama"
yang aku gusung di Multiply tahun 2010, terbit 2011 akhir dan best seller di tahun 2012.


Aku sudah lama mengenal blog. Sekitar awal tahun 2004. Sebelumnya cukup rajin menuliskan kisah dan curhatan hati di blog milik (alm) Friendster.

Belajar ngeblog dengan lebih rutin justru di Blogspot, dan kemudian makin intens di Multipy, yang sebentar lagi akan "membunuh diri".

Aku benar-benar patah hati, ketika tahu Multiply tak akan lama bisa dinikmati. Nyaris pertengahan bulan Ramadan tahun 2012, aku menghentikan tulisanku di sana. Sibuk menyimpan file-file dan akhirnya migrasi ke Blogspot lamaku, dan menjajal areal baru di Wordpress.


Tapi aku kehilangan gairah ngeblog.
read more