Jul 28, 2013

Quranic Writing Antitesa Noura Books : Hunting for A Novel

Yuk, ikutan dalam audisi menarik ini. 
Detail atau syaratnya ada pada gambar di bawah ini : 




Tema besar yang diangkat dalam Akademi Beasiswa Antitesa yang bekerjasama dengan Penerbit Noura Books (Penerbit yang telah menerbitkan novel fenomenal Sepatu Dahlan) adalah “Spiritualitas universal yang diinspirasi oleh surat-surat Al Quran”. Tentu banyak pertanyaan yang lahir di benak kamu semua. Oke, simak ini ya!
  1. Novel yang dicari oleh Antitesa dan Penerbit Noura Books adalah novel Islam (Religi)
  2. Novel bisa diinspirasi oleh pengalaman sehari-hari
  3. Kamu hanya diminta mengirim sinopsis novel dan satu Bab pertama (calon) novelmu
  4. Soal penulisan, gaya penceritaan, apakah ini novel serius atau populer, dan yang lainnya, akan dipertajam di masa karantina di Jakarta (bagi 10 peserta terpilih)
  5. Jadi poin utama yang bisa memungkinkan kamu lolos seleksi ini ada pada sinopsisnya
  6. Kami hanya memilih ide naskah yang eksotik (di sinopsis–di sana tergambar plot cerita tentu saja), serta gaya bercerita yang menarik (Itu mengapa kami memintamu mengirim Bab 1 naskahmu)
  7. Intinya, dalam novel ini, bagaimana kamu mengenalkan nilai Qur’ani dengan pendekatan humanis dan bisa dinikmati oleh semua kalangan
  8. Jangan lupa untuk menyertakan biodata lengkapmu

Salam Antitesa!

Patah Hati Berbuah Domain Diri

Berdiri di samping banner buku " Dan Akupun Berjilbab" yang aku susun.
Isi buku ini berasal dari lomba "Jilbab Pertama"
yang aku gusung di Multiply tahun 2010, terbit 2011 akhir dan best seller di tahun 2012.


Aku sudah lama mengenal blog. Sekitar awal tahun 2004. Sebelumnya cukup rajin menuliskan kisah dan curhatan hati di blog milik (alm) Friendster.

Belajar ngeblog dengan lebih rutin justru di Blogspot, dan kemudian makin intens di Multipy, yang sebentar lagi akan "membunuh diri".

Aku benar-benar patah hati, ketika tahu Multiply tak akan lama bisa dinikmati. Nyaris pertengahan bulan Ramadan tahun 2012, aku menghentikan tulisanku di sana. Sibuk menyimpan file-file dan akhirnya migrasi ke Blogspot lamaku, dan menjajal areal baru di Wordpress.


Tapi aku kehilangan gairah ngeblog.
read more