Dec 22, 2014

Kirim Naskah ke Lini Fiksi Sheila, Penerbit Andi




Bagi kamu-kamu yang suka menulis fiksi, ada info penting, nih!
Lini Fiksi Sheila menerima:

Genre Fiksi
Untuk romance, kami menerima naskan Teen Romance, Comedy Romance, History Romance, dan Inspiratif Romance.

Komedi
Korean Pop/K-Pop


Format Naskah:
Spasi 1,5
Font bebas
Panjang naskah 100-200 halaman
Hardcopy (jilid rapi) dikirim ke:
Penerbit Andi, Jl. Beo 38-40, Yogyakarta
Dapat juga dikirim via softcopy ke:
duniajathee@gmail.com

Info lebih lanjut, like fanpage FB kami di Sheila Book Fiction atau follow Twitter kami di @SheilaFiksi.
Koleksi buku terbitan Sheila dapat dilihat di sheilafiction.tumblr.com.



info lain :

Genre bebas (segala jenis romance, K-Pop, komedi, dan umum)
Tema bebas asal tidak menyinggung SARA
Ukuran kertas A4
Sertakan sinopsis
Sertakan biodata lengkapCantumkan email dan nomor kontak
Panjang halaman untuk novel min 100 halaman, 1,5 spasi. font bebas 12
Untuk kumpulan cerpen minimal berjumlah 15, dengan rata-rata panjang 1 cerpen adl 8halaman dengan spasi 1,5, font bebas 12.
Naskah akan diproses penilaian selama kurang lebih 3 – 4 bulan
Naskah dapat dikirimkan dalam bentuk hardcopy ke alamat : PenerbitAndi, Jl. beo no. 38 – 40, Yogyakarta 55281 telp. 0274 – 561881
Untuk bentuk softcopy, dapat dikirimkan ke duniajathee@gmail.com
Sumber : Penerbit Andi

No comments:

Post a Comment

Patah Hati Berbuah Domain Diri

Berdiri di samping banner buku " Dan Akupun Berjilbab" yang aku susun.
Isi buku ini berasal dari lomba "Jilbab Pertama"
yang aku gusung di Multiply tahun 2010, terbit 2011 akhir dan best seller di tahun 2012.


Aku sudah lama mengenal blog. Sekitar awal tahun 2004. Sebelumnya cukup rajin menuliskan kisah dan curhatan hati di blog milik (alm) Friendster.

Belajar ngeblog dengan lebih rutin justru di Blogspot, dan kemudian makin intens di Multipy, yang sebentar lagi akan "membunuh diri".

Aku benar-benar patah hati, ketika tahu Multiply tak akan lama bisa dinikmati. Nyaris pertengahan bulan Ramadan tahun 2012, aku menghentikan tulisanku di sana. Sibuk menyimpan file-file dan akhirnya migrasi ke Blogspot lamaku, dan menjajal areal baru di Wordpress.


Tapi aku kehilangan gairah ngeblog.
read more